Sosialisasi Kampanye dan Tahapan Pemilu 2024 Bersama KPU dan Insan Media

Daerah, Politik65 Dilihat
banner 468x60
Berpoto Bersama

DINAMIKA – komisi pemilihan umum ( KPU ) Kabupaten Garut sukses menggelar media gathering bersama awak media yang dilaksanakan di Fave Hotel, Jalan Cimanuk, Garut, Jawa Barat, Rabu (29/11/2023).

Media Gathering ini di isi dengan diskusi dan tanya jawab serta sosialisasi kampanye dan tahapan pemilu 2024.

banner 336x280

Media Gathering dibuka langsung oleh ketua KPU Kabupaten Garut, Dr Junaidin Basri, S.Ag,M.pd.

Baca Juga : Menggali Pemahaman dan Partisipasi Rakyat dalam Panggung Demokrasi

Dalam sambutannya Dr Junaidin Basri menjelaskan dimana daerah pemilihan (Dapil) di Kabupaten Garut yang semula 5 Dapil kini menjadi 6 Dapil dan untuk teknik penyelenggaraan pungut hitung akan mengunakan alat bantu sirekap.

“Daerah pemilihan kita ini mengalami perkembangan yang dari tahun ke tahun itu 5 dapil sekarang kita jadi 6 dapil harapan saya tadinya 7 dapil untuk mengakomodir daerah otonomi baru jadi kita mengalami perubahan dari 5 menjadi 6 dapil,” ujarnya.

Ketua KPU Kabupaten Garut menyebutkan, teknik penyelenggaraan pungut hitung yang nanti akan mengunakan alat bantu sirekap (sistem informasi rekapitulasi) 2024 kita mengunakan sirekap.

Baca Juga : Protes SUAKA Soal Pengungsi Rohingya

“Posisinya itu adalah di TPS Alat bantunya menggunakan handphone jadi nanti hasilnya bisa langsung di share akan muncul prosesnya juga lebih cepat dari TPS langsung ke TPK tapi kalau sistem sirekapnya langsung dari TPS ke tabulasi nasional yah” jelas Junaidin.

Junaidin menjelaskan untuk jumlah pemilih di kabupaten Garut merupakan terbesar ke-3 di Jawa Barat jadi merupakan objek Dulangan suara.

“Kita tahu jumlah pemilih kita ini terbesar ke 3 di Jawa Barat 1.999.061 pemilih jadi memang jadi objek yah karena itu Dulangan suaranya paling besar jadi wajar yah penomenanya banyak tokoh nasional itu seliweran di Garut,” ujarnya.

Baca Juga : Demokrasi di Ambang Krisis

Selain Daftar Pemilih Tetap (DPT) KPU juga sedang mengentry data Daftar Pemilih Tambahan ( DPTB ) untuk dipergunakan apabila Pemilih pada hari H sedang berada di luar wilayah pemilihannya.

“Jadi nanti rekan-rekan pada hari H, diminta oleh perusahan atau redaksi itu liputannya di luar TPS, bisa mengajukan pindah memilih namanya yah, bisa mengajukan pindah memilih namanya masuk dalam daftar pemilih tambahan satu bulan sebelum hari pemungutan suara,” jelas Junaidin.

KPU juga sudah mendata Daftar Pemilih Khusus (DPK) artinya pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT dan tidak terdaftar dalam DPTB tapi yang bersangkutan memiliki KTP-Elektronik diperbolehkan memilih asal sesuai dengan alamat yang tertera di KTP.

Baca Juga : Kepala Desa dan Awak Media Bangun Sinergitas Positif

Junaidin Basri mengucapkan terimakasih kepada insan pers yang sudah datang dimana KPU ingin membangun silahturahmi, koordisi dan kolaborasi lebih baik lagi untuk masa depan demokrasi di kabupaten Garut.

“Saya ucapkan terimakasih sudah hadir memenuhi undangan kami dengan rekan-rekan saling bertukar pikiran bagai mana kita menata masa depan Demokrasi ini lebih baik, lebih adil, output dan juga outcamnya jelas, kita bisa berperan mendapatkan kemakmuran bagi kabupaten Garut yang sangat kita cintai,” ujarnya.

Junaedi mengaku ingin membangun silahturahmi, koordinasi, kolaborasi yang lebih baik antara penyelengara pemilu dengan insan pers dalam kaitannya membangun informasi, menyampaikan informasi seluas-luasnya.

Baca Juga : Dede Kusdinar : “Strategi Peningkatan IPM Membangun Kesejahteraan Bersama”

“Kita tentu kita sangat membutuhkan tangan, mulut, dan tenaga orang lain yang memiliki visi yang sama terkait masa depan demokrasi kita di Kabupaten Garut,” pungkas Junaidin. (***)

banner 336x280