Suku Subteran, Sistem Bertahan Manusia di Dalam Tanah

Kenali dan Pelajari

banner 468x60
Gambar Ilustrasi

DINAMIKA – Suku-suku yang hidup di bawah tanah atau yang sering disebut sebagai suku-suku subteran adalah masyarakat yang hidup di dalam gua-gua, terowongan bawah tanah, atau tempat-tempat tersembunyi di bawah permukaan tanah.

Mereka memiliki keunikan tersendiri dalam cara hidup, budaya, dan adaptasi terhadap lingkungan yang keras.

banner 336x280

Berikut adalah 10 keunikan dari beberapa suku yang hidup di bawah tanah:

1. Suku Troglodit: Suku Troglodit adalah suku yang hidup di dalam gua-gua di berbagai bagian dunia. Mereka telah mengembangkan sistem pemukiman yang terdiri dari ruangan-ruangan di dalam gua yang dilengkapi dengan dapur, tempat tidur, dan bahkan gereja.  

Baca Juga : Apresiasi Untuk Jajaran Pengurus Baru PP IWO

2. Suku Anasazi: Suku Anasazi hidup di Amerika Utara sekitar 1.200 tahun yang lalu. Mereka mendirikan pemukiman-pemukiman di dalam tebing-tebing dan gua-gua di wilayah barat daya Amerika Serikat.

3. Suku Coober Pedy: Suku ini hidup di desa Coober Pedy di Australia Selatan, yang terkenal dengan penambangan opalnya. Banyak penduduknya tinggal di bawah tanah dalam rumah-rumah gua untuk melindungi diri dari panas yang ekstrem di permukaan.

4. Suku Wampanoag: Suku ini hidup di Amerika Utara dan memiliki tradisi menggali tempat tinggal bawah tanah yang dikenal sebagai “wetu.” Wetu adalah rumah semi-bawah tanah yang digunakan untuk berkumpul dan tinggal selama musim dingin.

Baca Juga :  Ditinggal Terbang Pesawat, Penumpang Citilink Tuntut Ganti Rugi

5. Suku Matmata: Suku Matmata di Tunisia hidup di dalam gua-gua yang digali di pegunungan pasir. Mereka menggali lubang-lubang vertikal ke dalam tanah untuk menciptakan ruangan-ruangan yang nyaman.

6. Suku Hopi: Suku Hopi, yang hidup di Amerika Utara, memiliki tradisi membangun pueblos di dalam tebing-tebing yang curam. Pueblos ini melindungi mereka dari suhu ekstrem dan serangan musuh.

7. Suku Dogon: Suku Dogon di Mali hidup di desa-desa yang dibangun di tepi tebing batu dan terowongan di dalam tebing tersebut. Mereka menghuni rumah-rumah gua yang digali secara tradisional.

Baca Juga : Tim Tabur Kejagung RI Ringkus Buronan DPO

8. Suku Berber: Beberapa suku Berber di Maroko hidup di dalam gua-gua di Pegunungan Atlas. Mereka telah mengembangkan cara hidup yang teradaptasi dengan baik untuk kondisi bawah tanah.

9. Suku Yaodong: Suku Yaodong di Cina hidup di dalam rumah-rumah gua yang disebut “yaodong.” Yaodong biasanya digali ke dalam bukit-bukit dan memiliki sirkulasi udara alami.

10. Suku Tarahumara: Suku Tarahumara, yang hidup di Meksiko, memiliki tradisi menggali gua-gua kecil untuk tempat tinggal dan penyimpanan. Mereka juga dikenal sebagai pelari jarak jauh yang ulung dan sering berlari di dalam terowongan bawah tanah.

Baca Juga : Kajati Tetapkan dan Tahan Dua Tersangka Korupsi PT. SI

Keunikan suku-suku ini terletak dalam kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan lingkungan yang keras di bawah tanah dan menciptakan rumah-rumah yang nyaman dan fungsional di dalam gua-gua dan terowongan. (***).

banner 336x280