Menelisik Dibalik Skenario Aliran Dana PKBM  

Ketum ALMAGARI Menanggapi

Daerah, Hukum, Pendidikan86 Dilihat
banner 468x60
Gambar Ilustrasi

DINAMIKA – Potret buram dunia pendidikan di Kabupaten Garut sudah tidak dapat di telorir lagi. Bagaimana tidak?, permasalahan anggaran Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang harusnya bisa meningkatkatkan mutu pendidikan, kini malah menjadi persoalan tersendiri.

Kepala Bidang Hukum (Kabidkum) Ormas GEMANTARA Ardianto angkat bicara lagi soal ini dan mempertanyakan kemana aliran anggaran yang sangat besar itu sesungguhnya mengalir.

banner 336x280

Ardianto bersama timnya mengaku telah melakukan investigasi dan penelusuran di lapangan dan ditemukan berbagai kejanggalan.

Baca Juga : Pimpinan DPRD Masih Bungkam Terkait Demo Rusuh Mahasiswa

“Ada PKBM yang menerima dana Milyaran Rupiah, di satu Kecamatan yang memiliki puluhan PKBM,” ungkap Ardianto melalui selulernya, Senin (13/11/2023).

Hal tersebut dibenarkan oleh seorang Pengurus Yayasan yang tidak disebutkan namanya.

“Abdi mah teu terang nanaon, abdi mah di piwarang ku salah sawios Pejabat di Disdik kudu ngadamel PKBM (Saya tidak tahu menahu, saya hanya di suruh membuat PKBM oleh salah seorang Pejabat di Disdik-Red),” akunya.

Baca Juga : Era Transformasi Digital Jadi Tantangan Bagi Public Relations Institusi  

Hal senada di katakan Ketua Umum Aliansi Masyarakat Garut Anti Radikalisme dan Intoleransi ( ALMAGARI ) KH. Aceng Abdul Mujib.

Aceng mendapati laporan dari masyarakat bahwa dana tersebut terindikasi kuat mengalir ke kelompok – kelompok atau pihak -pihak tertentu.

“Kami berharap Aparat terkait dapat mengusut tuntas dan menyelesaikan permasalahan ini, jangan sampai masyarakat yang seharusnya menikmati kucuran dana tersebut malah di selewengkan oleh oknum – oknum tertentu,” tandasnya. (***)

banner 336x280