Ketua BNP Merah Putih Daesak Polisi Tindak Tegas Dalang Pengeroyokan Anggotanya.

Daerah, Hukum101 Dilihat
banner 468x60

DINAMIKA – Anggota Barisan Nusantara Pembela Merah Putih (BNP MP) Oim Abdurohim dianiaya oleh orang tidak dikenal yang diduga suruhan oknum Kepala Desa Padasuka Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Korban Oim menuturkan melalui sambungan selulernya, kejadian penganiayaan tersebut terjadi pada Kamis malam, (07/12/2023) di depan Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Cikajang, jl. Cikajang, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut pada pukul 23.00 WIB, Selasa (12/12/2023).

banner 336x280

“Saya sedang menunggu teman pulang mengantarkan pasien, ia mengajak ngobrol security (Satpam) PKM Cikajang yang sedang berjaga. Karena pada sebelumnya, saya mendengar adanya percekcokan di luar,” ujar Oim

Oim menyebutkan, saat sedang mengobrol dengan Satpam tersebut, tiba-tiba ada orang bernama Dede Setiawan yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Padasuka Kecamatan Cikajang menghampiri dirinya dan mengajak ke depan PKM Cikajang.

Saat dirinya ke depan tiba-tiba dari belakang sekitar lima sampai tujuh orang memukulinya secara bersama-sama. Saat itu juga ia jatuh tersungkur ketanah karena dianiaya oleh orang-orang tersebut.

“Pas saya kedepan, tiba-tiba ada sekitar 8 orang mengeroyok saya sampai saya jatuh.” ujar Oim

Setelah nampak tidak berdaya, Oknum Kades yg saat itu memakai atribut salahsatu partai melerai penganiayaan tersebut dan membawa Oim ke dalam PKM Cikajang untuk di obati.

Oim mengaku mendengar Dede mengatakan bahwa ia kecewa karena spanduk dan alat kampanye milik anaknya yang bernama Dida Komara selaku Calon Legislatif DPRD Garut dari PDI Perjuangan banyak hilang di wilayah Desa Cipangramatan.

Oim pun mengaku merasa tidak pernah sekalipun mencabut atau menghilangkan satupun alat kampanye milik Dida.

Akibat pengeroyokan tersebut, Oim mengalami robek pada pipi sebelah kanan hingga pelipis mata, luka memar disebelah kanan, dan luka memar punggung sebelah kanan.

Atas pengeroyokan tersebut, Oim melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dengan nomor: LP/54/XII/2023/SPKT/POLSEK CIKAJANG/POLRES GARUT/POLDA JAWA BARAT pada Hari Jum’at, 8 Desember 2023.

Aparat kepolisianpun langsung mengejar para terduga pelaku dan hingga berita ini diturunkan para terduga pelaku masih belum tertangkap.

Ketua Harian BNP Merah Putih Aceng Umar Faruq atau akrab dipanggil dengan Aceng Opik menegaskan serta mendesak Polsek Cikajang agar menindak tegas dan mengusut tuntas dalang pengeroyokan anggotanya.

“Saya mendesak pihak kepolisian untuk menindaktegas dan mengusut tuntas laporan pengeroyokan yang menimpa anggota BNP Merah putih, karena jika tidak kami akan melakukan aksi dengan ribuan massa untuk menuntut keadilan.” tegas Aceng Opik

Disaat bersamaan, Ketua Bidang Advokasi Hukum dan Pemerintahan Emu Muhammad Azmi, menuturkan bahwa pihaknya menuntut Aparat Penegak Hukum (APH) mengecam tindakan arogansi, premanisme dan anarkisme di kabupaten Garut khusunya di kecamatan.

“Tidak ada ruang bagi para pelaku anarkis dan premanisme, sedikitpun kami tidak takut. satu kata Kami Akan Lawan. Jika APH tidak objektif dan tidak mengungkap dalang dibalik kasus ini, kami akan terus mengusut ke Polres sebagai pimpinan tertinggi di Kabupaten Garut.” Tegas Emu sapaan akrabnya.

banner 336x280