Hujan Abu Marapi,  Otoritas Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Rumah

banner 468x60

DINAMIKA – Hujan abu vulkanik Gunung Marapi masih terjadi pada beberapa wilayah di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada hari ini, Selasa (05/12/2023).

Hal ini membuat Pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.

banner 336x280

Pemkab Agam menyebutkan wilayah yang masih terdampak hujan abu vulkanik di beberapa kecamatan, yaitu Kecamatan Canduang,  Sungai Pua, Ampek Angkek, dan Malalak.

Baca Juga : Dandim Pimpin Penanaman Pohon dan Bersih-bersih Pasar

Hal tersebut dikonfirmasi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Bambang Wasito melalui sambungan telepon.

“Sampai hari ini masih ada hujan abu, hanya hujan abu, kerikilnya sudah tidak ada,” jelas Bambang.

Meski terdampak hujan abu vulkanik, warga yang berada di 4 kecamatan paling terdampak tersebut masih belum ada yang mengungsi.

Baca Juga : Implementasi Peran BPIP dalam Kultur Budaya Lokal

Namun, terkait hal tersebut Bambang mengatakan Pemkab Agam terus mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.

“Apabila akan melakukan aktivitas, maka warga diimbau untuk terus menggunakan masker agar tidak berdampak pada kondisi kesehatan.” sebut nya.

Pemkab Agam didukung Pemerintah Provinsi Sumatra Barat juga telah mengaktifkan dan menyiagakan pusat kesehatan apabila ada warga yang kesehatannya terdampak akibat aktivitas vulkanik Gunung Marapi.

Baca Juga : DKKG Desak Pemkab Segara Keluarkan Regulasi Tentang Kebudayaan

Pusat kesehatan tersebut disiagakan pada Puskesmas-puskesmas sekitar dan satu pusat kesehatan yang berdekatan dengan Pos Komando (Posko) penanganan darurat Erupsi Gunung Marapi.

“Posko ini berada di Kantor Walinagari Batupalano, Kecamatan Sungai Pua,” terang Bambang.

Selain itu, mengingat level aktivitas vulkanik Gunung Api Marapi yang masih berada pada level II atau waspada, warga juga diminta untuk tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km dari puncak kawah.

Baca Juga : Atas Nama Penyerapan Tenaga Kerja, Pemkab Garut Abaikan Aturan Perundangan

“Warga yang mengungsi sampai saat ini alhamdulillah masih nihil. Namun, Pemkab Agam telah mengaktifkan dan menyiagakan pusat kesehatan di puskesmas-puskesmas dan satu yang berdekatan dengan posko penanganan darurat di Kantor Walinagari Batupalano selama 24 jam,” tambah Bambang.

Upaya Pencarian dan Pertolongan Masih Berlangsung

Dari 75 pendaki terdampak, 40 di antaranya sudah berhasil turun dan kembali ke rumah masing-masing. Sebanyak 12 orang lainnya mengalami luka-luka dan masih dalam perawatan intensif di RSUD dr. Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi.

Sementara itu, Tim Disaster Victim Identification atau Tim DVI telah berhasil mengidentifikasi korban meninggal dunia sebanyak 5 orang. Sementara 18 orang lainnya masih dalam pencarian dan pertolongan.

Baca Juga : Komunitas Awi Cakra Dukung Tumbuh Kembang Budaya dan Kreativitas

“Yang sudah berhasil teridentifikasi 5 orang. Semuanya sudah diserahkan kepada keluarga. Untuk 18 pendaki yang belum turun, ini tetap kita upayakan terus untuk pencarian, sambil kita juga terus melihat kondisi di lapangan,” jelas Bambang.

Personel yang bergabung dalam tim gabungan berjumlah kurang lebih 300 orang yang terdiri dari unsur BPBD  Sumatera Barat, BPBD Agam, BPBD Tanah Datar, BPBD Padang Pariaman, BPBD Kota Padang Panjang, BPBD Kota Bukittinggi, BPBD Lima Puluh Kota, BPBD Kota Sawahlunto, Basarnas, TNI/Polri, PMI, Tagana, relawan masyarakat, dan mahasiswa penggiat alam atau mapala di Sumatra Barat.

Para personil bergabung untuk melakukan upaya operasi pencarian dan pertolongan, pendampingan warga, dan pemantauan aktivitas Gunung Api Marapi.

Baca Juga : Erupsi Gunung Marapi, Sebanyak 47 Pendaki Terdampak

Hingga hari ini, Gunung Marapi yang berketinggian 2.891 mdpl ini masih mengalami erupsi. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat, erupsi terakhir terekam di seismograf pada Selasa (5/12), pukul 06.24 WIB, dengan amplitudo maksimum 25.2 mm dan durasi 80 detik. (***)

banner 336x280