Ditinggal Terbang Pesawat, Penumpang Citilink Tuntut Ganti Rugi

Ekonomi42 Dilihat
banner 468x60

DINAMIKA – Pengalaman dan kesan nyaman serta bisa terakomodasi baik pada suatu penerbangan, tentulah jadi dambaan setiap pengguna moda transportasi udara.

banner 336x280

Tapi apa yang dialami Kepala Perwakilan (Keperwil) sebuah perusahaan media Kalimantan Timur (Kaltim) Arya Rusdy di Bandara Sepinggan Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis (9/11/2023) lalu, menjadi terbalik.

Arya Rusdi telah rugi waktu, tenaga, biaya, dan juga korban perasaan. Karena dirinya bukan tertinggal pesawat, tetapi “ditinggal” terbang pada posisi delay atau penundaan jam keberangkatan yang sudah diumumkan sebelumnya oleh pihak maskapai di Bandara.

Baca Juga : Apresiasi Untuk Jajaran Pengurus Baru PP IWO

Arya mengungkapkan, pihak maskapai mengumumkan bahwa terjadi delay 1 jam dari yang tercantum pada tiket dengan nomor penebangan UJT7KK Flight QG 425 nomor boarding 1835, Gate 3 Seat 11F, pukul 19.05 WITA, dari Balikpapan ke Jakarta.

“Artinya, pesawat akan take off pada pukul 20.05 WITA,” ungkap Aria kepada wartawan melalui sambungan selulernya, Sabtu (11/11/2023).

Tapi buktinya Arya ditinggal terbang oleh pesawat Citilink. Tiket Arya Rusdi pun dinyatakan hangus, padahal dirinya merasa tidak ada kesalahan fatal yang ia buat. Pun malam itu ia sudah meminta izin.

Baca Juga : Kajati Tetapkan dan Tahan Dua Tersangka Korupsi PT. SI

Maka, Arya menuntut pihak Citilink dan meminta ganti rugi karena ia telah ditinggal terbang tanpa pemberitahuan ulang dari pihak maskapai saat insiden terjadi. Semua acaranya batal.

“Pihak Citilink sebelumnya memang mengumumkan keberangkatan pesawat malam itu tertunda selama 1 jam, kemudian disusul pembagian snack ke penumpang yang delay,” tuturnya.

Melihat rentang waktu cukup lama, Arya lalu ia meminta izin untuk keluar ke teras sebentar kurang lebih 30 menit. Ia berpikir, masih ada limit kurang lebih 30 menit lagi.

Baca Juga : Tim Tabur Kejagung RI Ringkus Buronan DPO

“Eee, kurang dari 30 menit ke luar, saat kembali ke ruang tunggu, saya bingung. Ternyata pesawatnya sudah take off, tanpa pemberitahuan kembali. Yang lebih mengesalkan, tiketnya dinyatakan hangus, padahal merasa kesalahan tidak berasal dari saya,” kata Arya.

Arya pun langsung melapor ke penanggung jawab dan otoritas Maskapai Citilink Bandara Sepinggan Balikpapan bernama
Darro. Menurut Arya, Darro menyatakan bahwa telah terjadi kesalahan.

“Pada hari ini tanggal 09/11/2023 telah terjadi kesalahan yang sangat merugikan pihak penumpang maskapai penerbangan Citilink Indonesia,” kata Darro yang dilikutip Arya.

Pada akhirnya Arya meminta ganti rugi kepada pihak Citilink, karena semua agenda nya di Jakarta pada buyar. (***)

banner 336x280