Ceng Mujib Digadang-gadang Calon Terkuat Bupati Garut

Daerah, Politik88 Dilihat
banner 468x60
K.H. Aceng Abdul Mujib

DINAMIKA – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) adalah momen penting dalam pesta demokrasi di Indonesia. Di mana rakyat memiliki kesempatan untuk memilih pemimpinnya secara langsung.

Di sepanjang sejarahnya, Pilkada seringkali menjadi ajang persaingan politik yang ketat, berbagai kandidat bersaing untuk mendapatkan dukungan rakyat.

banner 336x280

Namun, baru-baru ini, ada trend menarik yang muncul dalam dinamika Pilkada di Kabupaten Garut, di mana banyak rakyat yang menginginkan Kepala Daerah berasal dari kalangan tokoh agama.

Baca Juga : Saat Anak Papua Tanya Presiden, Bangun Papua Mulai dari Mana??

Seperti diungkapkan pemerhati kebijakan publik, Ade Sudrajat yang menyebutkan, fenomena ini mencerminkan adanya perubahan dalam preferensi rakyat terkait kepemimpinan di tingkat Kabupaten.

“Rakyat tidak lagi hanya mengandalkan figur politik atau birokrat yang memiliki pengalaman dalam pemerintahan,” ungkap Ade melalui sambungan selulernya, Jumat (24/11/2023).

Mantan ketua KPUD Kabupaten Garut ini juga menilai, masyarakat semakin tertarik dengan sosok-sosok religius, seperti kiai kharismatik, yang dianggap memiliki integritas moral yang tinggi.

Baca Juga : Segera Gencatan Senjata Demi Akhiri Bencana Kemanusiaan di Gaza

“Seperti K. H. Aceng Abdul Mujib saya lihat punya skill kepemimpinan yang kuat, dan kapasitas untuk membawa perubahan positif di Kabupaten Garut” kata Ade Sudrajat.

Karakteristik utama dari seorang K.H. Aceng Abdul Mujib atau yang akrab disapa Ceng Mujib ini adalah pengetahuan agama yang dalam, kemampuan berkomunikasi yang baik, dan reputasi yang bersih.

“Ceng Mujib merupakan tokoh agama atau ulama yang dihormati oleh masyarakat karena dedikasnya terhadap agama, pendidikan, dan kesejahteraan sosial, terutama dalam hal kebangsaan,” imbuh Ade.

Baca Juga : Indonesia Galang Dukungan Dunia Atasi Masalah Gaza

Ade berpendapat, melihat karakter Ceng Mujib, maka dirinya sangat merespon Ketua Umum ALMAGARI ini maju pada kontestasi Pilkada tahun 2024.

“Beliau memiliki daya tarik kuat di kalangan masyarakat, terutama di daerah Kabupaten Garut yang notabene mayoritas penduduknya beragama Islam,” katanya.

Ade menyebutkan, mengapa masyarakat semakin cenderung mencalonkan Kiai kharismatik ini dalam Pilkada?. Ada beberapa faktor yang dapat menjelaskan trend ini.

Baca Juga : Reaksi Masyarakat Garut Selatan Soal NII

“Pertama, masyarakat menginginkan pemimpin yang dapat membawa perubahan positif dan menyelesaikan masalah,” kata nya.

Kebijaksanaan dan integritas seorang Ceng Mujib ini dapat menjadi faktor penting dalam meraih dukungan rakyat.

Kedua, ada keinginan untuk menghindari polarisasi dan konflik yang seringkali terjadi dalam Pilkada. Ceng Mujib dianggap sebagai pemimpin yang dapat merangkul berbagai kelompok masyarakat dan menghindari konflik yang berbasis ideologi atau politik.

Baca Juga : ALMAGARI Tegas Dukung DOB Garut Selatan

“Ditambah lagi Kiai memiliki pengalaman dalam berbagai Organisasi dan memangku jabatan yang strategis, itu dapat menjadi dukungan dalam menjalankan tugas-tugas administratif yang kompleks,” imbuh Ade.

Hal terpenting adalah Ceng Mujib tidak memerlukan lagi pembinaan dan pelatihan untuk mempersiapkan diri dalam menjalankan tugas-tugas kepemimpinan di Wilayah Kabupaten Garut. (***).

banner 336x280